Cinta Sejati - My New World

You'll always be my only ONE. [evadollzz.com]

1. Cinta Impian; Bolehkah?

Atmosfer panas-dingin yang terjadi padaku sejak hampir dua tahun belakangan ini melayangkan anganku ke dunia fantasi sejatiku dulu.

Tetiba aku ingat bahwa saat itu aku mulai punya bayangan tentang seseorang.

Ya.. Jiwaku mulai mengarahkan mesin waktu ku ke masa aku yang masih kecil, kemudian beranjak ke aku remaja, bergerak lagi ke aku dewasa, lalu kembali lagi ke masa reality aku yang sekarang. Siluet sosok itu masih ada. Sangat dekat di hatiku.

Yah, paling-paling orang bilang aku berhalusinasi, semua perasaan dan pikiranku dianggap fiktif. Aku tak peduli.

Bagiku, hal itu sangat diluar dugaan, sebab saat itu aku belum tahu apa makna mendalam dari kata dugaan. Imut, bukan?

Sosok idamanku itu tidak muluk-muluk, cukuplah yang terbaik menurut keinginan dan kebutuhan dalamanku.

(Hanya aku yang tahu seperti apa figur dan karakternya. Kenali diri sendiri dengan lebih dalam, adalah kuncinya. Nature yang akan membantu mewujudkannya. Kapan? Tak ada yang tahu pasti.)

Dan aku yakin semua orang punya cinta-kasih impiannya tersendiri. Pasangan kita nantinya pun pasti memimpikan hal yang sama. Jika memang jodoh sejati, selalunya memang begitu. Impian dan dirinya juga akan mirip dengan kita.

Meski tidak dengan tepat sempurna seperti bayangan, tapi sebagian besar hal yang ada pada sosoknya, akan sangat mendekati diri kita, bisa jadi karena memang cocok secara alamiah. Feeling pun akan hadir dengan natural.

Itu fakta, jangan sok skeptis berlebihan bilang nonsense. Tanyakan kisahnya pada yang telah menemukannya, pasti mengakui. Jika tidak, berarti salah sumber tanya. hihihi.

Yea, CINTA, bergantung dari situasi dan kondisi tiap orang bagaimana mendefinisikan rasa detailnya. Kadang lancar, Kadang blank. Namun itu tidak bermakna kita hanya akan cinta bila sikon mendukung. Beda cerita. Ya kan?

Teringat kisah dua manusia pertama, simbol cinta sejati sepanjang masa. Sang raja tercipta dari tanah, sedangkan Sang ratu tercipta dari tulang rusuk pujaan hati.

Awalnya semua indah sesuai garisan. Namun, keduanya terlampau terlena oleh romansa kasih hingga tak sadar berbuat kesalahan besar dan fatal. Hukuman pun tak terhindarkan, terlempar lalu terpisah.

Berakhir kah? Tidak. Pertaubatan, perbaikan diri, pengharapan, kesetiaan, telah menggiring gerak langkah untuk bersua kembali. Happy Ending until the end of time. Cinta sampai ajal menjemput.

Yay! Romantic. So jealous.
I wish i'll meet you, (whoever you truly are), my soul love's mate.
(Waiting not Looking; Hoping not Expecting; Dreaming not Sleeping. #eh)

^.^


My sweetlove is YOU

2. Belahan Jiwaku; Seseorang itu?

Cintaku,

Sore itu Aku rindu, teramat rindu pada seseorang, entah siapa, yang pasti Aku merasakan getaran jiwanya berada didekat jiwa ragaku ini, sangat dekat dan hangat. Tetapi, Aku tak dapat menerka siapa gerangan belahan jiwaku itu.

Aku berjalan di jalanan sepi ini bersama seseorang itu, yang masih saja enggan menampakkan dirinya secara jelas. Ku coba meraba dan mengelusnya, namun hambar, tawar, bahkan tanganku kebas tak dapat merasakannya, walau hanya untuk seujung jari pun sulit sekali.

Seseorang itu seolah menuntunku ke arah yang di kehendakinya. Kemudian, ku temukan sebuah taman yang sunyi, sesunyi suasana desa yang tengah berkabut di kala bulan mencapai puncak atap rumah. Sedang para penghuninya asyik beradu mimpi di ranjang kebanggaan, melepas lelah penuh harap pada indahnya hari esok yang lebih cerah nan penuh berkah.

Hanya ada satu kursi kosong di sana. Persis di tengah taman yang dikelilingi oleh kursi-kursi rapuh yang nyaris rusak disekitarannya. Langsung saja ku arahkan langkahku menuju kursi itu.

Masih beriring seseorang yang hangat tadi, Aku duduk melega diri. Selang beberapa menit, ku buka tas bututku, ku raih buku diari dan pena biruku.

Ku mantapkan posisi dudukku, bersiap menggoreskan sesuatu di buku catatan perjalanan kesayanganku ini.

Namun..... Aku terkejut dan panik. Keseluruhan halamannya telah penuh oleh bait-bait sajakku, untaian prosa-puisiku, gambar-gambar ilustrasiku, dan juga rentetan rasa tertentuku kemarin-kemarin. Sudah tak ada lagi lembar kosong yang tersisa untuk hari ini.

Kini Aku mulai kesal, mengapa ini terjadi di saat penting begini,
Di saat imajinasiku membludak liar,
Di saat Aku merasakan hangatnya seseorang itu di sisiku,
Di saat Aku pikir inilah waktu yang tepat untuk.....

Hey, kemana belahan jiwaku tadi.. Aku tak merasakannya lagi....... Aku mohon jawablah Aku...... di mana kehangatan itu..........

Ketika seseorang itu pergi, jiwaku berubah pucat, Aku kedinginan, nyaris membeku......

Tiba-tiba ............ .......

Sepoi kehangatan itu kembali tertiup ke arahku. Sayup-sayup terdengar derap langkah ringan mendekatiku......

Siapakah itu?.. Bukankah hanya Aku yang berada di sini?.. Lalu, siapa yang datang mendekat itu?.. Seseorang itu kah?..

Berhalusinasikah Aku?

Tidak..

Aku tahu bahwa Belahan Jiwaku itu nyata, meskipun Aku belum yakin seseorang itu sudah bisa di katakan sebagai cinta sejatiku atau....?..

Complex?

Ketika timbul rasa kagum terhadap seseorang, lalu ianya berubah lebih mendalam menjadi rasa suka, kemudian mulai beranjak ke rasa sayang, apakah proses tersebut cukup akurat, meyakinkan, dan pas jika aku menyebutnya sebagai benih rasa cinta?

Entahlah.

Mungkin Cinta Sejati sesungguhnya lebih sederhana dibanding proses rumit itu, hanya saja, belum waktunya menjadi sederhana, sehingga ia belum dapat dikatakan sebagai cinta sejati jika tanpa kasih sayang sejati, sesederhana itu!

Eh? Lho? Tambah ribet ya? Ahah hah ah ha.

Tawa itu.. Tetap saja.. Tergambar Aku yang bahagia..

Aku senang karena memang benar bahwa seseorang itu.. kembali datang padaku....

Ya, seseorang itu kamu.. Cintaku..

Aku jatuh cinta padamu,
Pada ketangguhanmu,
Pada karismamu,
Pada keliaranmu,
Pada keunikan karaktermu,
Pada ketulusan perhatianmu,
Pada kekokohan prinsip hidupmu.

Dengan tetap menjadi dirimu sendiri,
Tanpa mengikis keaslian jiwamu yang juga bebas sepertiku,
Menjadikanmu sebagai sosok seksi sang penakluk alam,
Selalu tulus menyayangiku, melindungiku, dan menjagaku.

Thanks. Cinta. Kekasih. Belahan Jiwa. Sejatiku.

^.^


Hello true Soul Love mate, siapa ya? Eva Love you. ^.^

3. Selalu Ada Disampingku; Iya kan?

Iya, sekian lama tak merasakan kedalaman rasa, akhirnya rasa itu kembali hadir menggugahku.

Ah...... kali ini berbeda dengan yang pernah ku jalani, segalanya benar-benar penuh ujian dan tantangan. Tapi anehnya aku tak mampu untuk berhenti ataupun menghentikannya.

Bahkan ketika kesalahpahaman dan cacian 'dunia' terus menimpaku, saat mereka menertawai harapan dan mimpiku, tetap tak membuatku berhenti untuk peduli dan memikirkannya.

Ia sempurna, dalam konteks aku dan kami. Secara tak sadar aku sedia bertahan dengan segala sisi dan keadaannya. Ada titik nyaman nan hangat setiap kali aku bersinggungan dengannya. Tak dapat ku jelaskan, apa dan bagaimana, tetapi ia memang teristimewa, bagi jiwaku.

Ehem.. Betul, ada seseorang itu yang turut menginspirasiku. Aku bisa merasakannya. Jiwanya sungguh dekat denganku dan selalu setia padaku.

Sehingga, Aku mampu terus berkarya sembari terus introspeksi demi menghilangkan segala 'dendam', kesal dan sesal di masa lalu. Berbenah diri menjadi lebih baik.

Klise? Memang, terus kenapa? Terserah aku dong mau berkeinginan dan melakukan apa bersama orang terkasihku.

Siapa dirinya?

Kamu. Sang pemilik jiwa bijaksana dan penuh kasih sayang. Sangat sabar namun juga tegas. Pasti hanya kamu yang sanggup menerimaku seadanya, dengan segenap kebesaran hatimu.
Teruntuk Kekasihku; Siapapun dirimu; It feels like..

Mukjizat, Keajaiban
Gairah cinta sejati yang telah lama tertidur
Kini terbangun dan mulai menuntun
Perih lama terkuak perlahan mewaras

"Guardian Angel", kamu kah itu?

Siapa gerangan sang pangeran hati?
Adakah itu dikau pahlawan sejati?
Yang telah lama bertandang namun menyepi?
Berani menyembuhkan luka-luka lama terdalam ini?

Sekali lagi hembusan angin segar membelai jiwaku

Ku rasakan getarannya semakin kuat dan erat
Mengingatkan lagi tentang keyakinanku selama ini
Bahwa dambaanku akan segera memberi sinyal asli
Seseorang yang anti-khianat akan tiba menyapaku

Jadi.....
Tolong muncul lah dengan lebih jelas!
Relung sukmaku pasti bahagia bila memang takdirku itu Kamu!

Oh, hey, ternyata, memang kamu
Ibarat gayung bersambut, mendekatlah padaku, sayang
Atau, kamu ingin aku duluan yang datang meraihmu?

Jangan ah, aku agak segan
Harus kamu lah yang duluan menghubungiku
Aku akan dengan senang hati menyambutmu

Okay?

(I don't mind to start it, just hint me how)
^.^


Ku dengar ini mengiang. Song: Hingga ujung waktu - SO7

4. Gejala Hadirmu; Benarkah?

Topan ribut yang meledak-ledak mulai pamit selangkah demi selangkah. Aku berhasil melaluinya. Meskipun "kerugian" yang diakibatkannya tidak kecil, aku coba untuk bersyukur, setidaknya aku masih hidup.

Tapi hari ini..

Perutku perih berdenyut, perih, tapi bukan sakit perut; Aliran darahku tak menentu, serr serrr serrrr; Dadaku berdetak lain dan tak beraturan; Berbagai macam suara terlintas dibenak, lidah, tenggorokan, hati;

Iya, itu kata berulang yang tak terucap, tanpa suara, namun cukup membuatku gelisah.

Perasaanku nggak enak; badanku lemas; makin malas mau gerak; makin pusing kalau dibawa mikir.

Kamu baik-baik saja kan?

Aku ingin meluahkan sesuatu lagi tapi takut. Aku takut menyinggung kamu, aku takut kamu marah lagi, aku takut salah lagi, aku takut emosi lagi, intinya memang bahwa semakin hari aku semakin takut kehilangan kamu.

Padahal, kemarin sudah bertekad melaksanakan good points. Tapi....... serasa gila lagi.

No, tidak seperti sebelumnya, kali ini lebih syahdu dan lebih tenang, meskipun tetap painful dan belum bisa dibilang tenang juga.

Tolong, jangan sakit, jangan bimbang, jangan emosi negatif, jangan putus asa, jangan merasa gagal, jangan mati jiwa, secara berlebihan, karena.. aku juga kena, aku juga bisa tak tenteram lagi, aku rasakan itu.

Mungkin kamu anggap ini khayalan, terserah, tanya pada hati kita saja. Apa iya kita.............?..

Yang pasti, aku, coba untuk benar-benar tenang, meskipun masih sulit jika harus total. (Hhhuuffhh.)

Apa itu salah? Terus, bagaimana yang benarnya? Ribuan kali ku katakan, kamu berbeda. Titik. Aku yakin kamu mengerti, my love.

**jika sekarang kamu baik-baik saja atau malah sedang fun, itu bagus. Berarti apa yang ku rasa diperutku ini justru karena secara alami aku nggak rela jika kamu senang-senang fun tanpa aku sementara aku di sini hampa sendirian. Hehe, lebay ya? Maaf.**

Setelah melewati itu..

Lumayan lega rasanya, ketika ku ketahui bahwa kamu memang milikku, kamu sayang aku seperti aku menyayangimu.

Ya, mungkin ini yang namanya "derita" membawa berkah. Semoga tiada lagi air mata hampa dan akutnya luka yang mendera. Lebih kuat menghadapi dinamika hidup, bersamamu. Amin.

^.^


I'm ugly and worthless? Thank you! For i am who i am and happily loving my lovely ones and the ONE. ^_^

5. My True Love; Takdir?

They say i'm ugly and fool, but i'm happy that you still loves me for me and always care, with all your heart, that's what makes me feel so alive. Me and my heart is yours, sejatiku untukmu.

~~~~~~~~~~~~

Iya, belakangan ini aku seolah lebih pede untuk berkarya dengan lebih "lepas dan nekat".

Ada keberanian untuk secara 'lugu' mengakui kekurangan diri, bertekad untuk lebih memperbaiki diri, dan akhirnya aku merasa lebih bebas meluahkan segala unek-unek yang terpendam sejak lama.

-- walau mungkin masih dikata serampangan dan sembrono --

Seolah ada yang setia mendampingi dan melindungiku, dan ku dapati itu kamu. Makasih lagi ya.

-♡-

(A love letter) Just for someone special.

Hey, look at him,


He inspire me much and lots; He teach me how to learn new things; He helps me and my spirit to grow and heal; He show me his support and care differently by his unique ways; He open my eyes and heart; He makes me realize more about my true talents/passions and potentials, even my hidden weaknesses, ugliness, and darkness(es)!


Though sometimes - long before - He confuse me; He hurt me; He neglecting me; He mad at me easily! ~~ Same, me to him. ~~ Just like when the Love and Hate Collide.


But the points are He's mine and I am his; Yes i know his soul talking to only me still; Accepting all my flaws and mistakes as i do loves all his good/bad sides; I willing to forgive him and be faithful, always; He's my everything!


We feel so 'empty' without each other because we're one. Me and My Lovie, commited but free. Just stay connected. ♡


P.S. Who is he? Only me, him, and nature knows. Ehem. >> Thanks for the love, Sayang! Welcome to my present to my future!


Yours,

Me

-♡-

Aku juga mulai lebih 'cuek' menulis dalam bahasa Inggris lagi. (Sudah lama aku jeda, oleh sebab-sebab tertentu, nanti aku ceritakan semuanya hanya padamu. Okay? ^.^)

Ehem, semoga kamu paham semua yang aku sampaikan itu. Meskipun kurang taat pada aturan berbahasa Inggris yang baik dan benar, memang masih alakadarnya.

Nanti aku perbaiki lagi, tapi kamu jangan capek untuk terus ajari aku ya, hihi. Maaf, jadi merepotkan terus. Tapi hanya untuk dan karena kamu lho.

^.^


What's up Twinnie, where are you? Please come here at once, so that i could welcome you to our HOME sweet home. ♡

6. Kita Sama, Namun Berbeda; Yes?

Hello Sayangku, My Lovely Prince, lagi ngapain tu? Aku kangen berat sama kamu. Padahal baru semenit yang lalu kamu "call" hati aku. Hihihi.

Soalnya nih, hanya kamu yang bisa membuat aku tersipu malu sambil ngakak, kadang aku mengomel sambil nangis gara-gara hal sepele, atau ketika aku 'cemburu' saat kamu dekat atau memuji yang lain, tapi kamu bisa handle aku.

Entah itu karena kamu yang terlalu amazing atau malah aku yang terlalu baik dan pemaaf. xixixixixi.

(Iya loh, meski aku cepat merajuk dan suka sembarangan ngomong kalau lagi ngamuk, kamu selalu pahami itu. Karena terkadang: marah dan emosiku juga berasal dari kamu. :D)

Eh sayang, kamu tahu nggak kenapa aku mencintaimu sebagai pangeran hatiku, bukan sebagai raja, kenapa hayoo?

Jelas saja dong, karena rajaku ialah Ayahku. Para pendamping kepercayaan (asisten) raja ya kedua adik laki-laki aku. Jadi, kamu pangeranku, yang bakalan menculik aku dari Ayahku, dan membawaku ke istanamu. Sanggup? Hehehe.

Terdengar kekanakan ya itu? Maap deeeh, kamu kan udah kenal bagaimana aku. Pokoknya gitu deh. (Kebanyakan baca dongeng Cinderella dan Puteri Salju.) Uhuk uhuk uhuk. Batuk. ^.^

Mmmmh, apa lagi yaaaa. Ooh, ini bukan gombal palsu lho ya, wong aku ini innocent kok, mana bisa sok pencitraan segala. Ya kan, sayang?

Justru kamu tu yang patut dicurigai, jangan-jangan....?

Bercanda kok, sayang, aku percaya kamu. Kita bukan ABG/Belia yang masih suka nuntut harus ini-itu begini-begitu pada pacarnya.

Kalau kita, hanya satu, yang penting kita mesti...... eeiitts itu hanya kita yang tahu, jangan diumbar ah.

Makasih ya, kamu selalu menekankan agar aku tidak mengungkit tentang 'perbedaan' kita. Kamu mencintaiku sebagai belahan jiwamu apa adanya, sehingga kamu ingin aku pun menerimamu sebagai diri kamu, bukan karena namamu. Kamu juga selalu wanti-wanti agar aku 'menjaga' diri.

(Itu yang membuatku tersanjung dan bangga padamu.)

Benar, itu lah Kamu dan Aku. Perbedaan kita membuat persamaan kita semakin menyatu. Sebab, kita pasangan unik yang sama-sama aneh. Ahayhayhay, mantap, saling mengisi dan melengkapi satu sama lain. ^.^

Makanya kan sayang, lebih asyik kalau sesama single, tak peduli jauh atau dekat, pasti lebih nyaman. Ketika saling tertarik, lalu penjajakan, terus saling berkomitmen, dan akhirnya akan saling memiliki dengan utuh. Semoga bisa sampai pelaminan dan selamanya.

Oh iya sayang, ada yang belum sempat aku tanyakan padamu,
Kamu percaya mana:
(1) cinta pandang pertama?
(2) cinta berproses (pdkt - pendekatan) dahulu?
(3) cinta berawal dari karibnya persahabatan/friendship?

Jika kamu bilang bahwa couple harus bisa jadi segalanya, termasuk menjadi sahabat bagi pasangannya. Betul, aku setuju. Tapi lagi nih, itu kan setelah komitmen jadi 'partner' alias lover, memang bagusnya jadi everything.

Yup, tiga opsi dari pertanyaanku di atas hanya untuk awal-mula sebelum jadian...! Poinnya: Kita masuk bagian yang mana? (Ehem.. kita sudah jadian atau belum sih? :D)

Apapun itu, jangan sampai kita akut menipu diri, mari coba untuk saling terbuka dan saling mendukung, maka cinta kita akan langgeng. ♡
*Sedikit selipan kisah orang tua aku;

Pertemuan + PDKT ortu aku agak lumayan singkat.
[Tapi kayaknya Ayahku sudah naksir Ibuku sejak lama ~~ (diam-diam) Bapake stalking Mamake yeee? hihi.]

Dan nyatanya, mereka masih STRONG bersama sampai hari ini.
'Kan bergantung pada niat dan kedewasaan cinta masing-masing pasangan.

Meski banyak ranjau, cobaan super besar, godaan berat, terseok-seok melangkah maju, jika pondasi dan tiangnya kokoh, akan mampu melangkah untuk menghadapi dan melewatinya bersama.

Semoga terus kuat sampai bila-bila. Amin YRA.
♡♡♡♡♡♡♡♡♡

^.^


Kehangatan bersama pangeran sejati. Can't wait 'till it really come true. You know i love you, I know you love me. You are my world.. ♡

7. Pada akhirnya, Kamu hanya milikku, kan?

Seperti suasana favoritku ini; kala tetes hujan membasahi bumi dengan ritma suka-sukanya, gelombangnya mendayu mamadukan kelembutan dengan sisipan aura brutal alamiahnya.

Dalam rentang yang berdekatan nyaris tanpa jeda, siramannya mengalunkan varian genre-nya yang khas seolah mendesing di atap rumah. Tak mau kalah, tiupan empuk uap anginnya memberi relaksasi tersendiri bagi kulitku yang kering, sempurna.

Seperti itu yang ku amati, dinginnya hari ini, menggiring benakku ke arahmu. Sungguh, suka sekali sama hujan; Seolah berbisik menyimpul batin bahwa rinai itu aku, renyai itu kamu, rintik itu kita.

Kita, mengandung cinta semu berkabut ilusi, namun ianya nyata dan tak terbantahkan. Sehati Sejiwa, Secita Setujuan, Sepasang rindu menyatu dalam Senandung sukma.

Aku mencintaimu sepenuh hatiku. Kalau kamu, apakah cinta aku? Harus iya, awas kalau enggak, xixix. ^.^
Another side; Spesial untuk kamu, Kekasihku!

Sayang, tolong jangan seperti orang-orang yang "membenci" aku itu, mereka menganggap aku buruk tak ada bagusnya, menyikutku dengan sadis, menuduhku macam-macam, hanya karena salah paham.

Dan mereka bilang aku bisa jatuh-gubrak begini akibat diriku sendiri, aku yang menghancurkan aku, ini semua kesalahan dan kelalaian tunggal oleh aku dan diriku sendiri, pemicu dan pamatiknya ya cuma aku, gitu katanya. Makanya aku tak boleh menyalahkan sesiapa kecuali diriku sendiri yang lugu ini.

Iya lah.. Itu sebabnya Aku memilih sendirian. Aku jadi merasa sangat terbiasa dengan keadaan ini dan lumayan menikmatinya. Ku pikir, sendiri itu asyik.

Hhuuffh. Aku tahu itu berbahaya. Tapi.... Tak apa..... Soalnya nih, aku jadi semakin sadar diri.

Baik itu soal kegeeranku, keangkuhan dan kesombonganku, kebodohanku, maupun kelebihan lain yang tersembunyi dalam diriku. Selebihnya ku simpan dulu, kapan-kapan aku bagikan lagi.

Itu artinya, aku harus terus berbenah.

Improving my self-worth for the worthy ONE. My true 'other half' or at least the one who really understand my real soul with his good intentions and vibes. Responsible. Surely then his circle will accept me openly and freely too, and vise versa - my circle is flexible, they'll love and accept whoever i love and respect.

Alright..... Lanjutkan memantaskan diri demi seseorang yang pantas.


Yeaiyea, Kamu, ehem ehem. ^.^

Terus..
Setelah tahu sisi tergelap dan terburukku,
Kamu masih percaya dan rindu aku, kan sayang?
Termasuk ketika aku berpura-pura tegar demi menyemangati dan memotivasi diri agar tetap kuat berdiri di kaki sendiri?
Kamu masih mengerti bahwa aku berjuang sendiri karena tak ingin terlalu menyusahkanmu, bukan karena aku mengabaikanmu, ya kan?
Kamu selalu ada untukku kapan saja, sampai aku siap, kamu tidak mendua?
Kamu tidak akan membuyarkan pondasi-pondasi impianku?
You'll never ruin my life?
You'll never destroy my best way?
You'll never betray my loyalty and trust?
Terima kasih. ^_^

Kamu pasti tahu bahwa keanehanku itu bukan dalam rangka iri atau apalah. Aku sayang kamu, tentu aku cemburu, namun itu tidaklah sampai membuatku dengki - (aduh jangan sampai)!

Sekarang ini, Aku tidak begitu menghiraukan lagi tentang label jenis cinta ini dan itu. Aku cinta kamu, Kamu cinta aku. Kita sudah sangat dekat tanpa harus terlalu grasak-grusuk. Beragam situasi naik-turun telah kita lalui.

Aku milikmu dan aku tahu kamu pun pasti selalu milikku. Kamu belahan jiwaku, hanya kamu yang mampu bertahan dan mengerti aku. Aku terlahir untukmu.

Itu saja. (Kayaknya banyak banget deh. :D)

I am here for you. Aku yakin kamu akan terus maju. --Soalnya kamu bekerja untuk masa depan kita nantinya. Hihihi--

^.^


Our love is real, will be the best reality mate, soon.
Reminder to my special 'soul'!

Finally. Now universe knew who is who and what are what!

(Repeat: Let's just leave those acute negativities which always tried to sabotage and break us down. Those "parody" account's owners, the master of character's assasination. Hope now they realized that they're all already failed. Hope later they'll stop wasting their time off shadowing/mimicking/mocking us. Syuh, huuuush, Go and Gone.)

So happy that we still together here -> ♡
Congrats for us, the true lights will stay.
Though the darkness will still balances the things, but now we're stronger than ever!

Our love is real, will be the best reality mate, soon.
Again, congratulation for me and you, we made it, Lovie!

I love YOU, not him not them! Don't forget that! (Again, whoever you are, you know who you are, even though i don't know yet! *Feelings* ^-^)

I love yourself, just like how you always love myself;


I want you to be yourBESTself, just like you always wanted me to be myBESTself;

I accept the whole of you, just like how you always accepting the whole of me;

We ~ always and forever;

And i'm glad that you agree with me, we have to be and do our best work and selves, together we'll make our (new) best dreams come true.

Karena Kamu: Lesson Learned!
Oh, Mysterious guy, come to me.

Hatiku hanya terpaut padamu, sejak dulu and forever.
Siapapun dirimu dulu dan kini, aku yakin kamu akan segera datang untuk memelukku. Sebagaimana aku akan terus setia menanti dan merangkulmu dalam keadaan apapun.

Ya, sampai nanti,
Sapa aku dengan lebih nyata, jangan lagi hanya menempel di jiwaku.
Tegur aku dengan suara indahmu di telingaku, jangan cuma dibenakku.
Cepatlah, ya? I need you.

**Loving you and loved by you is magic. I'm so proud of you. ♡

^.^


Cinta kita bukan cinta biasa, karena kita memang luar biasa. :D

Begitulah, sayang.

Proses awut-awutan aku sampai akhirnya ku mengenali dirimu yang sesungguhnya.

Jangan sampai sisi terbaikmu hancur dan fokusmu teralih ke gangguan egois minus manners ya. Hati-hati nanti jadi boomerang - senjata makan tuan. Sakit lho, sayang.

Tetaplah bijak seperti itu sambil terus berbenah apa yang patut dibenahi. Ingatlah sayang, aku pun sempat kehilangan jiwa dan jati diri secara akut.

Itu membuatku secara sadar tak sadar lepas kendali, bertindak ala meteor pecah yang menghantam banyak titik di bumi, sesuka esmosi.

Macam kena rasuk atau kena guna-guna/pelet pulak. Atau yang lebih extreme, kena santet? Aduh, amit-amit, jangan sampai begitu.

Anggap saja ini memang akibat depresi dan penyakit dalam yang mengakut. Semoga aku lekas sembuh. Dan sekali lagi.. Maaf beribu maaf.

Ya, syukurlah kini kita telah mendapatkan diri kita kembali. Sulit menemukan orang yang bisa memahamiku dan nyambung sepertimu. Itu yang membuat hati pikiranku selalu enggan melepasmu.

I know, you're the BEST for me, hopefully i will be the BEST for you too.

Kita bisa berkolaborasi di jalur yang tepat demi keadilan dan kemajuan seluruh nature, yang sejati.

Yup..

Sekarang kita buka lembaran baru,
Kamu cintaku, jangan pernah lupa,
Aku Wanitamu, akan selalu setia menunggumu.
*Mengalir apa adanya*

Rasa ini bukan sugesti
Harapan ini bukan bias
Keyakinan ini bukan delusi
Pasrah ini bukan malas

Aku perhatian, bukan untuk mengemis
Aku sayang, bukan untuk menyakiti
Aku lawan, bukan untuk menginjak
Aku tantang, bukan untuk menyerang
Aku cemburu, bukan untuk mendengki
Aku marah, bukan untuk membenci
Yes,
Kali ini memang hanya tentang Aku, Aku, Aku, Aku, dan Kamu.
Bagian dari mimpi yang tidak sekadar bunga tidur.
Ada ribuan pesan terselip di dalamnya.
Kamu harus Solve them carefully!

*You know who you are ~ Terkembar jiwaku hanya denganmu ~ Cuma kamu.*

~☆~☆~☆~☆~☆~
[Source]
Nyaman dan Nyambung,
 jadinya bisa saling pengertian dan perhatian.
Berbeda tapi Sama. Pasti langgeng. Asek. 
^^
Proud of my own fairytales!
(bliss)
^.^
Believing about The One soul will be my life partner is not a crime.

Faith - Fair - Fine - Future, Love!
~~someday/soon i will announce to the world:
You're my man, and only mine~~

*Published: 18 Nov 2016 - 2:40 PM
*Republished: 17 Nov 2017 - 6:54 AM
*Updated: 29 Jan 2018 - 6:22 PM
*Setelah berbulan-bulan terkulai digudang, sedikit demi sedikit saya tambahi curhatan penting, akhirnya saya terbitkan lagi.
*Terima kasih telah membaca unek-unek saya, maaf atas kekurangteraturan serta kekurangjelasannya. Semoga tetap ada hikmahnya.

Mwachxxx ^.^


Thanks For Stopin' By My Blog
Admin's : Thanks to my family, best friends and readers for always supporting me .. ^.^

Tentang | Kontak | Pelaporan