I Love My Dad - Ayah yang Terbaik Karena...

Hello Dears, sebelumnya kita sudah membahas tentang kekaguman kita terhadap Ibu. Kali ini sudah pasti giliran Ayah tercinta. Untuk kondisi dan situasi utama sebelum masuk ke inti artikel ini, silahkan kembali ke artikel sebelumnya tentang Ibu. Intronya sangat sama. ^_^

Sekarang langsung saja kita bahas, mengapa kita semakin menyayangi dan menghormati Ayah:

1. Imam Terbaik


Bila di lihat dari sudut pandang Agama, Imam berarti pemimpin Sholat. Ya, begitu jualah seorang Ayah. Beliau lah yang akan memimpin, menuntun dan menentukan kebahagiaan keluarganya.

Ayah seolah dituntut untuk bisa menjalankan tugas sebagai "seorang pemimpin sejati" sebaik-baiknya. Mampukah Ayah?

Ya, mampu. Pengalaman hidup dan rasa cinta Ayah pada Ibu telah membuat beliau semakin dewasa. Lalu disaat Ayah & Ibu dikaruniai anak-anak sebagai penerus, maka disitulah kebijaksanaan Ayah semakin teruji.

Terutama ketika Ayah dihadapkan kepada situasi yang membuat dilema, Ayah harus bisa membuat keputusan sebijak dan seadil mungkin, demi kebaikan seluruh keluarga.

Itulah seorang Ayah, we always proud of him. ;)


2. Pelindung Terbaik


Ayah selalu tahu bagaimana melindungi dan membela keluarga. Pastinya dengan cara yang bijaksana juga. Saat ada salah satu anggota keluarga yang sedang ada masalah, Ayah pasti akan segera mencari solusi. Begitu juga disaat ada yang sakit.

Tidak jarang juga Ayah jadi tidak konsentrasi bekerja memikirkan keluarga yang sakit. Ya, sekuat-kuatnya seorang Ayah, beliau tetap seorang manusia, apabila ada hal-hal buruk yang menimpa orang-orang tersayang, sudah pasti Ayah juga bisa panik dan sedih. Hanya saja cara Ayah mengekspresikannya pastilah lebih cool.

Disisi lain, Ayah bisa menjadi sangat over-protected, melarang ini itu. Terutama kepada anak perempuannya. Tidak boleh pulang telat, tidak boleh keluar malam, tidak boleh pacaran, dsb.

Memang terkesan otoriter, apa itu menyebalkan?

Terkadang iya, tapi Anda salah besar kalau berpikir begini: "Ayah, Saya masih muda remaja, tolong jangan kebanyakan di larang-larang dong."

Sekarang mungkin Anda merasa benar dengan itu, tetapi nanti setelah Anda dewasa, atau disaat Anda berjauhan dengan Ayah, Anda akan sadar tentang kebaikan dari larangan Ayah itu dan mungkin akan rindu lagi dengan saat-saat itu.

Truth ;)


3. Pekerja Keras


Ya, bekerja mencari nafkah adalah tanggung jawab utama Ayah selain dari memberikan perlindungan terhadap keluarga. Memang sudah lumrahnya kaum Pria untuk (juga) memberi kenyamanan materi untuk keluarga tercinta.

Ayah tidak pernah merasa lelah bekerja siang malam demi memenuhi kebutuhan keluarga. Mulai dari tempat berlindung (Rumah), makan minum, biaya sekolah anak-anak, kebutuhan Ibu, sampailah ke kebutuhan hiburan seperti kendaraan atau liburan keluarga.

Kita sebagai anak, punya kewajiban untuk memahami kesibukan Ayah juga, dan pastinya jangan pernah meminta sesuatu yang kurang penting dan mungkin tidak ada gunanya. Terutama apabila sesuatu itu diluar kemampuan Ayah, kan kasihan Ayah.

Dan kalaupun kita ingin meminta sesuatu yang baru, usahakan untuk menyeimbangkan permintaan itu dengan prestasi di sekolah. Yah, hitung-hitung sebagai hadiah atas prestasi kita yang membanggakan Ayah ;)

Selain dari bekerja untuk mencari nafkah, Ayah juga jagonya bekerja dirumah alias "Menukang". Maksudnya, Ayah bisa memperbaiki genting/atap rumah yang bocor, atau memperbaiki rak/perabotan dapur Ibu yang rusak, bisa membuat kandang untuk hewan peliharaan kita, dan banyak lagi.

Serius deh, Ayahku memang keren, perfetto ;)


4. Definisi Anda sendiri.


Ya, pada poin ini adalah pendapat Anda sendiri, bagaimana Anda merasakan kebaikan dan kehebetan Ayah Anda.

~o0O0oo0O0oo0O0o~

Seperti halnya pada artikel untuk Ibu, kita harus tahu juga sapaan (panggilan) untuk kepala keluarga, biasanya tergantung kebiasaan dan budaya masing-masing. Beberapa yang paling familiar digunakan masyarakat Indonesia, yaitu:
  • Ayah
  • Bapak
  • Papa
  • Abah (Aba)
  • dst..
Bagaimana? Setuju dengan ini? Harus ya ;)

Terima kasih atas segala perjuangan dan usaha Ayah untuk membahagiakan kami. Mohon maaf bila kami belum bisa membahagiakan dan membanggakan Ayah sepenuhnya. Namun kami akan terus berusaha menjadi yang terbaik untuk Ayah, Ibu dan keluarga. Doakan kami ya Ayah ;)

Love you Dad, You're The Best Hero.


Thanks For Stopin' By My Blog
Admin's : Thanks to my family, best friends and readers for always supporting me .. ^.^

Tentang | Kontak | Pelaporan