Apa itu Generalist dan General? + Jenis & Gaya Tulisan ~ Blog Gado-gado

General Tips and Informations

Salahkah bila Blog kesayanganku ini merupakan Blog General alias gado-gado?

♡ PROUD ♡ 
^^
Apa itu Generalist dan General? + Jenis & Gaya Tulisan ~ Blog Gado-gado

Generalis (KBBI):
Orang yang keterampilan atau minatnya mencakupi beberapa bidang yang berbeda.

Generalist ‎(Wiktionary org):
A person with a broad general knowledge, especially one with more than superficial knowledge in several areas and the ability to combine ideas from diverse fields.
    Seseorang dengan pengetahuan umum yang luas, mencakup berbagai bidang ilmu. Atau setidaknya mempunyai kemampuan untuk menggabungkan ide-ide dari berbagai bidang.
Generalist (Dictionary com):
A person whose knowledge, aptitudes, and skills are applied to a field as a whole or to a variety of different fields. -(opposed to specialist)-
    Orang yang mempunyai pengetahuan, bakat, serta keterampilan yang dapat diterapkan pada berbagai bidang secara keseluruhan, atau pada tiap bidang yang berbeda. -(Kebalikan dari spesialis)-
Yup, seorang generalis adalah orang berpengetahuan luas. Maksudnya, Ia tidak hanya menyukai satu mata pelajaran saja, tetapi ada banyak bidang studi lainnya yang menjadi favoritnya.

Itu juga sebabnya seorang Generalis suka mendalami intisari dari banyak bidang pengetahuan, lain halnya dengan seorang spesialis yang biasanya hanya fokus pada satu atau dua bidang saja.

Generalist bisa menjadi Sepecialist, tetapi Specialist belum tentu mampu menjadi Generalist. Betulkah?

Pada artikel What is Generalist?, di jelaskan bahwa seseorang yang mengkhususkan dirinya pada satu bidang kadang juga dapat men-generalisasi banyak hal.
*Oh gitu.... dan setahu saya, men-generalisasi banyak hal itu berbeda dengan meminati/mengetahui banyak hal. ^^
Generalis memiliki pengetahuan tentang banyak sekali hal yang beragam, mereka juga memiliki kemampuan untuk mengintegrasikan pengetahuan yang dimiliki menjadi pandangan luas yang mencakup banyak sisi dan sudut secara konsisten.

Namun bukan berarti menjadi spesialis itu tidak bagus, hanya saja sebaiknya para spesialis tidak terlalu monoton -dan menjadi terlalu ekslusif- pada bidang keahliannya saja. (Mungkin begitu maksudnya ya).

Dan nyatanya, kebanyakan Industri memang lebih tertarik untuk mencari tenaga ahli -spesialis- dibandingkan dengan ahli yang -generalis-.

Gado-gado Land Rocks. www.evadollzz.com

Ya, tak apa lah kalau begitu.
Sejak awal membangun Blog, saya sudah memberi Blog Title General. Karena memang saya ini agak "kemaruk": menyukai banyak hal. Hihihi.

Ingin punya Blog ala Situs berita gitu, tetapi tidak semua topik saya embat kok. Cuma konsep dasarnya saja yang ingin saya terapkan.

Jadi, Blog ini hanya mengulas topik/tema yang saya sukai + semua yang benar-benar bisa bermanfaat saja. Sesuai 'kapasitas' saya lah. Iseng tapi pasti. Reviewing Rockin' Stuff.

Kata General pun sebetulnya mempunyai banyak makna sesuai dengan penggunaan maupun penempatan kata itu sendiri. Tergantung kalimat dan penekanan gitu deh maksudnya.

Kalau konten, "general" bisa berarti:
  • 'komprehensif', atau
  • 'tidak spesifik', atau
  • 'familiar', atau 
  • 'umum', 
  • jadi bukan selamanya konten itu tidak detail lho ya.
Makanya secara tak langsung General jadi erat hubungannya dengan Gado-gado. Ahayhayhay.

Yeap, Gado-gado adalah makanan yang terdiri atas sayur-sayuran, kentang, tempe, tahu, telur rebus, dll (yang sejenis itu), lalu diberi bumbu sambal kacang.

Yes, itulah filsafat Blog ini. Yuuuhuuuu...... tidak terlalu acak-adut kan? (Iyakan saja lah ya :D)

*Saya sih tak masalah me-review atau me-linking ke Blog/Site Anda, atau ke Produk & karya Anda. Secara gratis. Suka dan Rela. Jika karya Anda keren dan berisi, saya akan mengapresiasi sepenuh hati. ^.^

Jenis dan gaya tulisan. www.evadollzz.com

Yup, mengenai jenis dan gaya menulis, ada banyak juga. Tergantung tujuan dan situasi juga kali ya. Atau boleh jadi tergantung karakter serta kesukaan penulisnya ingin menulis bagaimana.

Jenis = Variasi; Klasifikasi; Pengelompokan; Ciri khusus; Tipe; dst.
Gaya = Teknik; Cara; Metode; dst.

Jadi, jenis tulisan lebih sering dinilai dari isi, sedangkan gaya tulisan dinilai dari cara penyampaian/bahasa yang digunakan.

Kesimpulannya: semua itu tentang genre nih. Genre tulisan/style menulis agak sedikit berbeda dengan genre Blog, namun keduanya sangat berhubungan erat dan saling berpengaruh. Semacam hubungan sebab-akibat gitu deh. ^_^

Dikarenakan Blog saya ini gado-gado, maka gaya penyampaian Saya mungkin lebih condong ke gaya Kreatif. :D

Berikut macam-macam karya tulis yang paling umum dan sudah kita ketahui. Tapi kita ungkit lagi yuk, soalnya sudah pada lupa kan? ^^

Pertama;
Tesis:
Karangan ilmiah; Pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen atau hasil penelitian pribadi yang dikemukakan dalam suatu tulisan.
Memang selalunya Tesis itu harus dengan gaya bahasa yang resmi plus baku. Apalagi jika ditujukan untuk keperluan Akademik, ya jangan sampai pakai gaya gaul plesetan. Nanti agak gimana gitu ya. ^_^
Akademis:
Bersifat ilmu pengetahuan, pendidikan, atau teori tanpa arti praktis yang langsung. Menulis gaya ini biasanya menargetkan pembaca tingkat atas, kritis, dan yang memang haus wawasan.
Kalau saya, jika pun terpaksa ber-ilmiah, (di Blog atau Buku), saya akan menggunakan gaya ilmiah populer. [-Sebetulnya Dears, anggapan saya sebelumnya, yang namanya ilmiah ya pasti kaku lah, tapi ternyata bisa juga diperingan.-] ^^
(Karya) ilmiah populer ialah:
Menghasilkan sebuah karya yang bersifat ilmu dan sesuai dengan kaidah yang berlaku dengan menggunakan bahasa yang umum, sehingga mudah dipahami oleh masyarakat awam. Karya yang dimaksud dapat berupa artikel maupun sastra umum lainnya.

(Note: Ilmiah -il.mi.ah- adalah sesuatu yang bersifat ilmu; secara ilmu pengetahuan; memenuhi syarat [kaidah] ilmu pengetahuan.)
Ya, lumayan asyik juga kan kalau kita membaca tulisan yang penuh ilmu dan pengetahuan tanpa harus 'terlalu' bingung memikirkan istiliah atau struktur tulisan yang berkelas super tinggi. Hehe.


Kedua;
Jurnalistik:
Kewartawanan; Mengumpulkan, menganalisis, mengedit, menyusun, melaporkan / menerbitkan suatu berita terkini atau fakta-fakta teraktual.
Yang ini, tanpa perlu menyertakan artinya, kita akan langsung kepikiran tentang wartawan saat pertama mendengar kata itu. Kan?

Yup, Jurnalisme adalah Kewartawanan. Ini adalah bidang yang membahas tentang ilmu komunikasi. Makanya jurnalisme ini memang terfokus pada hal-hal berbau berita atau laporan perkembangan suatu permasalahan sehari-hari.

Jadi, Aktivitas utama insan kewartawanan: Meliput, Mengolah, Menyajikan.

Orang yang terlibat di dunia jurnalisme di sebut Jurnalis. Berasal dari istilah bahasa latin, yaitu diurnalis.

Wartawan/ pers juga mengalami banyak perubahan dan kemajuan. Sekarang ini ada yang namanya Jurnalis Online, publikasi melalui website.

Lalu, ini berkembang lagi dan memunculkan istilah Jurnalisme Warga, citizen journalism. Apa yang disajikan ya tetap berupa liputan, namun dari segi penyampaian, selalunya lebih luas dan pastinya lebih ringan untuk dibaca. Rata-rata jurnalis kategori ini akan mempublikasikan hasil pantauannya di Blog. Baik itu blog pribadi (personal) maupun blog bersama (Collaborative/Group Blog).

Simak ini;
Menulis dengan baik dan benar tidak semestinya Kaku, menulis dengan santai pun tak harus AlayBuku Kamus Bahasa Indonesia, Ada Dua? - EYD Tak Selalu Kaku

Ketiga;
Diary (Buku Harian):
Buku yang berisi catatan tentang kegiatan yang harus dilakukan dan kejadian yang dialami setiap hari;
Buku yang menyimpan rekaman harian tentang suatu peristiwa atau pengalaman.

Catatan harian: Catatan (tulisan) mengenai kegiatan sehari-hari;
Yaaaa, siapa yang suka membaca dan menulis sejak dulu, pasti punya buku harian. Kan?

Diary memang awalnya diciptakan sebagai buku sejarah bagi yang memilikinya. Mencatat hal-hal yang dialaminya atau orang sekitarannya, untuk dikenang lagi di masa depan saat membukanya kembali.

Jadi fungsi (asal) utama Diary adalah sebagai Memoir, Biografi, ataupun Autobiografi.

Buku diary memang identik dengan buku cetak dan tulisan tangan. Orang yang menulis Diary di sebut Diarist.

Namun, lama kelamaan, diary lebih sering dan "pasti" dipakai sebagai media curhat pribadi. Jika kita malu mengungkapkan uneg-uneg ke seseorang, ya kita bisa tulis deh kegalauan kita itu di buku diary.

Nah seiring perkembangan dunia, lagi-lagi Diary pun mulai ketularan modern. Diary beralih dari Buku cetak ke Buku elektronik (Komputer) - jurnal; notebook.

Sekarang, lebih modern lagi. Yakni Internet. Ada yang namanya Diary Online yang diterbitkan di website pribadi.

Pada Era terkini, dimana semakin manjamur dan pesatnya perkembangan media sosial, Diary online identik dengan (Weblog) Blog.

Yeah, blog juga bagian dari media untuk bersosial yang juga sering disebut sebagai Jurnal online. Sifatnya untuk merekam atau mencatat setiap peristiwa yang dianggap penting untuk dibagikan. Fungsi jurnal sama dengan Diary.

Ya, Diary yang seharusnya bersifat sangat pribadi mulai berubah menjadi sangat terbuka.

Update status/postingan blog tiap menit, untuk meluahkan rasa. Tak peduli vulgar atau sensitif, tetap saja posting. Sampai-sampai saat bertengkar dengan orang tua atau pasangan pun harus di-post. Terang-terangan menyisipkan foto atau screenshot chatingan/email perselisihan tanpa sensor pula. Aduh duh.............

(Sebisa mungkin jangan gitu lagi yah, dunia online sekarang lebih kejam lho. Hehe.)

Mengenai gaya penulisan diary (online/ offline), seringnya lebih bebas dan sesuka hati. Mau bahasa baku kek, puitis kek, nyablak kek, gaul kek, serius kek, humor kek, hantam saja. Uhuy. (Hint hint .. Serempet lagi dikit .. ohoho).

Blog ini memang diary online saya, tapi bukan untuk membagi kisah yang terlalu pribadi atau mengumbar masalah keluarga. Lihat di atas, poin asal-usul Diary dan juga poin general generalis.


Keempat;
Esai:
Tulisan bebas (atau prosa) yang membahas suatu permasalahan secara sepintas lalu dan berangkat dari sudut pandang pribadi penulisnya.
Esai biasanya berisi tanggapan/telaahan seni budaya, fenomena sosial, tren terkini, dan banyak lagi.

Orang yang ahli/sering menulis dan mempublikasikan tulisan Esai disebut Esais.

Terkadang di kategorikan sebagai Kritikus Sosial juga. -Itu hanya jika karya tulis dan points pandangan orang tersebut sangat bernas dan dapat dipertanggungjawabkan-

Sekarang saya jadi terpikir;
Apakah esai itu sama dengan karangan ilmiah umum/populer?

Esai lebih banyak memaparkan Opini yang merujuk pada dasar fakta dan pengembangan pandangan penulis.
Sedangkan karangan ilmiah lebih menitikberatkan riset atau setidaknya pada ilmu yang telah pasti.

3 hal yang berhubungan:
  1. Opini: Pendapat; Pikiran; Pendirian.
  2. Argumen: Alasan yang dipakai untuk memperkuat atau menolak pendapat, pendirian, atau gagasan.
  3. Alasan: Dasar; Asas; Hakikat; Dasar bukti untuk menguatkan pendapat.
Tuh kan, esai dan karya ilmiah umum bisa berkait.
Bila ditambah unsur Diary, maka jadinya = "Jurnal Kreatif & Esai Ilmiah", itulah New Genre By Me, huah ah ah.
#NgarepJadiPelopor gaya baru :D

Selamat menulis. www.evadollzz.com

Dan, dari sekian banyak kesukaan (hobi) saya ini, pastilah ada satu bidang/hal yang paling saya sukai. Apa hayo? Yak 100 untuk anda.

#1 kesukaan saya ialah Seni/Drawing, itu pun masih dengan aliran gado-gado juga. Tetep. Hehe :D

Anda bagaimana?
Apa hobi favorit Anda?
Genre tulis-menulis yang bagaimana yang Anda suka?
Apakah keahlian Anda juga merupakan bakat dan minat Anda?
Ask yourself.

Oke lah, itu dulu untuk kali ini ya Dears, harap sekarang kita yang pemula ini sudah lumayan mengerti tentang 'generalis' & 'general' beserta beberapa style 'tulisan umum'.

Siapa tahu ada manfaatnya ya, terutama untuk Anda yang ingin bikin blog baru.

Good Luck.

Selingan:
(Reviewer) Suka Me-Review Belum Tentu Suka "Paid-to-Review"

^^


Thanks For Stopin' By My Blog
Kategori: ,
Admin's : Thanks to my family, best friends and readers for always supporting me .. ^.^

Tentang | Kontak | Pelaporan