Ketika Berlebihan.. Sungguh Ter-La-Lu.. Tak Keren ah..

Ketika berlebihan - Masih adakah kedamaian itu? - Arti Sempurna..
Damai adalah..
1. Aman;
2. Tidak ada perang; Tidak ada permusuhan dan/atau kerusuhan;
3. Tenteram; Tenang; Rukun;
4. Berbaikan; Sentosa; Tak ada perselisihan.
Damai. Peace.
Image © Eva d0LLzz

Menakar/Mengukur kemampuan diri dengan "Terlalu sering mendongak" akan membuat kita rendah diri.
Contoh:
Ohh dia hebat dan kaya, tidak seperti diriku yang tak punya apapun, ku semakin minder... Hiks T_T.

Menakar/Mengukur kemampuan diri dengan "Terlalu sering menunduk" akan membuat kita tinggi hati.
Contoh:
Ohh ternyata dia tak ada apa-apanya di bandingkan dengan diriku. Haha daku hebat, dia bodoh.

Hmmmm.. Piye?

Cobalah untuk melihat ke atas dan ke bawah hanya pada saat yang tepat.

Di atas langit masih ada langit,
Contoh:
Ohh masih ada orang-orang yang lebih mampu dan lebih mahir dariku, belajar lagi ahhh biar bisa sehebat dirinya.

Di bawah tanah masih ada tanah,
Contoh:
Ohh masih ada orang-orang yang lebih nestapa dan papa disana, betapa masih beruntungnya diriku ini. Ku bersyukur.

Empati♡Simpati. Gitu lhooooo.

Ehem, Saya sudah seperti pakar motivasi atau pakar bahasa belum?
(Kok malah #Ngarep jadi pakar sih .. Who knows .. eh eh eh eh).


Over Act. Berlebihan. Tak Keren.
Image © Eva d0LLzz

Suka - Tak Suka (vs) Gemar - Tak gemar (vs) Haters - Lovers.

Kata si A:
Wuoy Haters, bisanya hanya membenci, busuk hati banget sih!

Kata si B:
Wuoy Lovers, buta banget sih, membela junjungan bak raja!

Yang mana yang benar nih? A atau B?

Tak perlu adab ketika mengungkap kebenaran. (?)
Tak perlu kesopanan ketika menghadapi lawan. (?)
Tak perlu etika ketika menghukum. (?)
Tak perlu aturan ketika membela diri. (?)
Tak perlu begini begitu yang penting hasil maksimum. (?)

Ada banyak kata/istilah yang semestinya netral dan positif, tetapi malah berubah makna dan konotasi-nya ketika istilah itu dikaitkan dengan tema/ bidang/ lingkup/ tertentu.

Kesantunan pun telah berbalik arah menjadi sesuatu yang paling dihindari > Sebaiknya jangan santun, agar tidak di tuduh dan di curigai sebagai munafik.

Yang komplain idolanya (tanpa menghina) pastilah dungu,
Sedangkan idola orang lain pasti buruk dan pantas dihina.

Ck Ck Ck. (-__-)

Orang awam tambah bingung plus serbasalah nih jadinya.

Ughuh, saya ini kok lebay sekali ya menanggapi mereka yang selfish itu. Jangan terlalu digubris ah.

Bagi yang kurang mengerti persoalan -(seperti saya)- mending pilih minggir ke sudut ruangan saja. Jika tidak begitu, nanti malah Sok tahu lalu Puyeng berlebihan - Migran - Darah tinggi. Terpaksa ke dokter. Aduh, mahal kan.

^^


Yang terkini adalah Jadul.
Image © Eva d0LLzz

Hal-hal yang sudah ada di dunia ini (Terutama IpTek) akan berkembang sesuai kebutuhan pada masanya.

Yup, memang harus begitu kan yah.

Dan pastinya, semua orang mengharapkan segala sesuatunya berjalan lancar, bagus, serta cepat. Setidaknya lebih baik dari yang sudah.

Namun.. tak menutup kemungkinan akan adanya penyalahgunaan kaidah, oleh oknum-oknum tertentu yang akan membelokkannya. (Entah siapa, tapi itulah lumrahnya dunia).

Tapi.... Apabila 'terlalu' kerap terjadi, Bagaimana? ..

Yah, selama masih ada pihak-pihak yang berkompeten nan tulus di dunia ini, saya rasa lambat laun akan terluruskan juga. Tuhan pun akan menegur. For Sure.

So, Maklumi saja, tak ada yang sempurna* di dunia ini.

Nah, bicara mengenai Kesempurnaan, kata ini agak klise sebenarnya ya. Tapi ternyata, (Saya baru tahu nih)..

Secara general, Sempurna berarti Sebaik-baiknya, Atau, Terbaik.

You know what it mean ...... Kan?
>> Do the best, be your best self,,...... << Positively.

Lakukan yang termampu semampunya. (Maksain diri pun kurang bagus, back to kedewasaan hati dan pikiran masing-masing). Ayo! Kita bisa.

Ooooo macam tuuuuu. Ya ya ya ^^


Selipan:

Jangan sampai kita terlalu menyempitkannya, nanti malah terlampau jauh saling tuding-menuding. ^_^

(Santun vs Sopan vs Kasar vs Bohong vs Munafik ~ Perihal perbuatan maupun ucapan)

Santun:
1. Halus dan baik budi dan tingkah lakunya;
2. Baik tutur katanya;
3. Sabar dan tenang;
4. Sopan;
5. Penuh rasa belas kasihan;
6. Suka menolong.

Sopan:
1. Hormat dan takzim;
2. Tertib menurut adat yang baik;
3. Baik budi bahasanya;
4. Baik kelakuannya;
5. Beretika; Tata krama; Moral.

Sopan-santun: Budi pekerti.

Kasar:
1. Bertingkah laku tidak lemah lembut;
2. Tidak sopan; Kurang ajar;
3. Menyakitkan hati (Perihal perkataan).

Bohong:
1. Dusta;
2. Tidak sesuai dengan hal keadaan yang sebenarnya / kenyataan;
3. Palsu; Bukan asli.

Munafik:
1. Bermuka dua;
2. (Selalu) mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan perbuatannya;
3. Berpura-pura percaya atau setia tetapi sebenarnya dalam hatinya tidak;
4. Suka berkhianat.

Oke Dears,
See ya again soon. [Simak: (Inikah Dunia Maya?) Pemula Ingin Berpuitis Ria dan Ber-Quote].

#PEACE


Thanks For Stopin' By My Blog
Kategori:
Admin's : Thanks to my family, best friends and readers for always supporting me .. ^.^

Tentang | Kontak | Pelaporan