Ini Dia Jenis-jenis Selfie - What about you?

Selfie

Selfie oh Selfie. Ini Dia Jenis-jenis Selfie - What about you?

Waaahh, apa tuuuuu, selfie? ....... mari kepo, ih ih ih hi hi hi, yooook..

Ini hasilnya: Sekilas Sejarah SelfiePada sekitaran tahun 1800-an sudah ada (bahkan banyak) pelukis yang melukis dirinya sendiri, lalu ada juga fotografer terawal yang mengambil gambarnya sendiri dengan timer atau dengan cermin.

Ooohhh gitu yaa..

Untuk zaman modern juga, saya pun salah satunya, berfoto dengan memegang dan tekan tombol kamera sendiri tanpa bantuan orang lain.

Selain itu ada juga webcam untuk chatting di ym atau msn, seringkali kita berfoto dengan webcam, save di komputer, lalu di jadikan foto profil, itu sempat trend juga tuh waktu itu.

Tapi, seingat saya, saat itu belum ada yang namanya selfie ini..

Jadi, hanya di sebut sebagai SELF-POTRAIT. Memang sama, tapi cukup bikin kaget juga sewaktu foto beginian tiba-tiba semakin populer dengan sebutan selfie.

(Itu hanya bagi saya yang kuper lho, tapi bagi anda mungkin biasa saja dan tahu lebih banyak..) ^_^

Perkembangan Selfie


Seperti yang saya katakan di atas, "berfoto sendiri" sudah ada sejak zaman dulu, terutama saat handphone dengan mode "dual camera" mulai muncul.

Nah, yang membuat foto semacam ini menjadi semakin trending di internet adalah di saat facebook mulai populer dan di susul oleh twitter. 

Di tambah lagi dengan menjamurnya smartphone dan aplikasi-aplikasi ponsel seperti instagram.

Berbagai selfie dengan berbagai tujuan pun telah di bagikan. Tidak terbatas pada pengguna internet biasa, tetapi juga telah merambah ke dunia selebritis dan pembesar negeri.

Bahkan banyak artikel di website bergengsi dunia yang tidak segan-segan membahas dan memposting foto pengguna dengan judul: "BestSelfie", "WorstSelfie", "SelfieFail", dst..

Siapa yang pertama menciptakan istilah selfie ini masih samar alias unclear, ada yang bilang ini dan ada yang bilang itu. (?)

Kalau "self-potrait" pertama sih udah bisa dipastikan nih, coba baca ini, katanya ini adalah "selfie" pertama di dunia > Robert Cornelius’ Self-Portrait: The First Ever “Selfie” (1839).

Namun yang pasti, "selfie berarti: mengambil foto diri sendiri, dan lalu di bagikan ke situs jejaring sosial". Jadi, memang pengguna media sosial lah yang mempopulerkannya.

Sehingga pada 2013, situs BBC memberitakan bahwa selfie telah masuk ke kamus besar oxford sebagai salah satu kata atau istilah dalam bahasa inggris. Saking populernya sampai masuk kamus ya, hebat juga impact-nya :D

Hal lain yang lumayan heboh terkait selfie adalah Selfie Stick alias tongkat selfie atau tongkat narsis. Yaaa, narsis memang identik dengan selfie sih.

Semua orang berlomba-lomba memposting foto selfie sekeren mungkin, agar mendapatkan 'likes' sebanyak mungkin. Hihi.


Beberapa jenis / trend Selfie


Ini versi saya.. Kita bahas yang paling populer, paling awam dan paling familiar saja ya. Biar tetap santai ;)

I. Selfie yang "ya ampuunn";

1. "Driving" Selfie:

Nyetir sambil baca pesan atau bertelepon saja sudah membahayakan, apalagi sambil berfoto ria? .. Herannya hal ini malah di sukai di Internet.

Sekarang sepertinya mulai reda, setelah banyak hal negatif yang terjadi gara-gara mengikuti trend satu ini. Good, stop it.


2. "Funeral" Selfie:

Duka kehilangan orang dekat memang sulit di lupakan, tapi bukan berarti harus jepret sana jepret sini. Sekali saja cukup kan? ..

Yang 'agak' parah adalah selfie sambil senyam senyum atau berpose keren di acara pemakaman/rumah duka, waduuuhh?


3. "S*xy/H*t" Selfie:

Cermin merupakan benda terpenting untuk membuat selfie jenis ini lebih sempurna. Bukan foto biasa, tetapi berfoto dengan pakaian "seminim" mungkin.

That's it, jangan komen lagi >_< ..


4. "Brelfie" (Breastfeeding Selfie):

Seorang ibu berfoto selfie sambil menyusui bayinya. Yang ini termasuk baru, katanya bakal tambah trending kedepannya.


II. Selfie yang "keren";

1. "I Love Me" Selfie:

Cuma selfie biasa, ekspresi standar atau dengan ekspresi tercantik (cewek) dan tercool (cowok) untuk merubah suasana dan berganti foto profil. Asalkan jangan terlalu sering, nanti malah bikin bosan dan malah "aneh".. ^_^


2. "Traveling" Selfie:

Berfoto sendiri dengan latar belakang tempat wisata indah yang di kunjungi. Wow mauuuuu, hehe. Sebagian orang bilang "dasar tukang show off".

Weeeh kalau pamer hal-hal positif seperti ini sih malah mantab lah. Cuma ingin berbagi kesenangan diri sendiri bersama ALAM kok. ♡


3. "Friends / Family" Selfie:

Pakai tongsis untuk berfoto heboh bersama-sama. Biasanya saat liburan bersama, saat acara pertemuan keluarga (lebaran/natalan), saat reuni, atau saat arisan :D ..

Ini bagus, mengingat sekarang ini sudah sangat sulit berkumpul secara offline karena banyak yang sibuk dengan tugas masing-masing, jadi abadikan saja moment kebersamaan itu. [ini beda sama wefie kan? Eh kayaknya memang wefie yah. ^_^]


III. Selfie yang "maybe yes maybe no" (tergantung situasi dan kondisi);

1. "High Places/Building" Selfie:

Berfoto di puncak gedung pencakar langit sehingga menghasilkan background pemandangan kota. Yea memang keren, unik dan kesannya tangguh.

Tetapi, tujuannya apa dulu nih? Ingin memacu adrenalin, tantangan, bertualang atau hanya ingin ngetop di dunia maya? .. Hal ini bisa jadi bagus, bisa juga jadi ancur.


2. "Branded" Selfie:

Itu lho, yang suka selfie bersama barang-barang mahal miliknya. Duit, mobil, smartphone, tas, perhiasan dll. Ini tidak jelek kok, terserah pemiliknya lah.

Tapi, kalau berlebihan malah bisa mengundang tindak kejahatan tuh. Atau malah jadi kurang di hargai karena terkesan tidak punya privasi (segalanya di ekspose). Hmmm.


3. "Beast" Selfie:

Berfoto ria di dekat atau di samping binatang buas, seperti Singa, Buaya, Ular dan yang paling parah selfie sama hiu.. hiiiiyyyhhhh.. Syereeem.

Kalau beruntung sih memang asyik dan bisa saja malah di kagumi dunia. Kalau sedang apes?

Kan aneh kalau kita terpaksa celaka hanya gara-gara ingin bikin heboh. Bukan cuma diri sendiri yang rugi, tapi keluarga dan orang tercinta juga sedih, Chk.


IV. Selfie yang "big No No";

1. Selfie saat terjadi bencana atau kecelakaan.


Bukannya menyelamatkan diri atau menolong korban, ehhhhh si dia malah selfi-an sambil cengar cengir..


Yang 'agak' parah, mereka dengan bangganya langsung posting di Internet.

Lalu hal ini akan menjadi Double parah, apabila selfie itu dilakukan oleh petugas penyelamat yang seharusnya bergegas menolong. Ironis ya .. o_0


2. Selfie biasa di tempat sensitif.

Tempat sensitif adalah tempat bekas terjadinya bencana atau bekas terjadi suatu peristiwa yang menelan korban. Contohnya: ......... (tidak usah disebutkan ya)..

Lho? Cuma selfie biasa kok big no no?..

Yang membuat 'agak' parah adalah caption (keterangan gambar) yang disertakan saat mengupload foto tersebut. Sangat tidak sesuai dan kurang sopan (anda pasti ngerti kan).

Peka lah sedikit, termasuk di Internet. Ya.


*note: maaf kalau ada istilah selfie yang kedengaran agak aneh ya dears, habis saya sedikit bingung mau di namai apa agar simple, hehe, tapi intinya memang begitu kok.. yes? ^.^

So, di poin yang mana anda berada? Jenis mana? .. Kalau saya sih yang biasa saja. :D

Sekarang ini semakin banyak aplikasi selfie yang canggih. Trend "foto" nya pun macam-macam. Seperti foto khusus body parts, atau no make up selfie.

Saat saya upload foto diatas, (iseng menggambar di tangan), mungkin ada teman fb yang bergumam:
"apa-apaan si Eva ini, tangan pun di gambar, trus di upload pula, mana tangannya jelek lage"..

Lhoooo nyatanya semakin ngetrend kan? Hihihi.. :-D ..

Yang namanya Trend terkadang lucu, terkadang bikin geleng kepala, dan terkadang bikin ngeri. Asalkan bisa membatasi diri dan memilah-milah, saya rasa tidak masalah jika 'sesekali' mengikuti trend.

Sedikit tambahan tentang: Meme, Slang, Hoax, Troll, Bully.

Oke lah, think about it ya dears, sekian dulu untuk saat ini.


Thanks For Stopin' By My Blog
Admin's : Thanks to my family, best friends and readers for always supporting me .. ^.^

Tentang | Kontak | Pelaporan